Selasa, 25 Juni 2019, WIB


Potensi Industri Kreatif Medan Sangat Besar, Lihat Ini

Kategori : Seputar Dinas Perindustrian Medan


TRIBUN-MEDAN.com - Kota Medan memiliki potensi besar dalam hal pengembangan industri kreatif. Potensi ini harus digali sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, daerah hingga nasional. Medan Kreatif Project gelar acara Kumpul Kreatif bersama Bang Akhyar. Acara ini digelar di My Burger Coffe, Jalan Sei Petani Medan.

"Potensi industri kreatif di Medan tidak sekadar ada, tapi sangat besar. Potensi ini harus dijadikan Pemko Medan sebagai aset yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Medan," kata penggagas Medan Kreatif Project F Andreas Aritonang, Minggu (8/7) malam.

Melihat potensi yang ada, Andreas pun menggagas pertemuan pelaku industri kreatif dengan pemerintah Kota Medan. Pada kesempatan ini, pihaknya mengundang Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution.

Pelaku industri pun bisa menyampaikan kepada Pemko Medan tentang kebutuhan mereka untuk mengembangkan ekonomi kreatif di Medan.

Disampaikannya, industri kreatif sangat berperan meningkatkan ekonomi. Industri ekonomi kreatif berkontribusi Rp 573,89 triliun dari total produk domestik bruto (PDB) APBN tahun 2014.

Ada 15 subsektor industri kreatif di Indonesia yakni, periklanan, arsitektur pasar barang seni, kerajinan, desain, fesyen, video, film dan fotografi, permainan interaktif, musik, seni pertunjukan, penerbitan dan percetakan, layanan komputer dan piranti lunak, televisi dan radio, kuliner, hingga riset dan pengembangan.

Di Medan, lanjutnya, berbagai sektor industri ekonomi kreatif ini muncul, namun tidak semuanya mampu berkembang menjadi industri yang mandiri. Berbagai kendala dihadapi seperti permodalan, pengembangan usaha dan pasar.

Peluang mendapat pembinaan dari Badan ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia terbuka besar, melalui program Satu Pintu Bekraf.

 

"Kita berharap Pemko Medan memberi perhatian kepada pelaku industri kreatif di Medan, agar mendapatkan bantuan pembinaan," katanya.

Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution mengatakan, kunci baiknya masa depan ada di tangan kreator-kreator muda berbakat. Tenaga kerja manusia yang konvensional semakin tidak terpakai ke depan. Makanya perlu kreativitas.

"Artinya, ini hal yang luar biasa. Saya ingin membuka pintu, apa yang harus dilakukan pemerintah. Untuk masa depan yang lebih baik. Siapa yang tidak berkreasi, dan tidak berproduksi maka itulah awal kuburannya. Maka dari itu dibutuhkan kreasi untuk menjawab masa depan," katanya.

Disampaikannya, persoalan saat ini merupakan peluang dan tantangan. Ia pun yakin bakat keator Medan saat ini sangat luar biasa.

"Memang bakat Medan tidak kurang, namun sarana yang masih kurang. Nah, ini yang akan kita benahi. Dan kita akan terus merangkul anak muda kreatif dalam menyalurkan bakatnya. Pemko medan siap memfasilitasi," pungkasnya. (raj)

 

 


  INFO TERKAIT